Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Optimalkan Transformasi Digital, MAN Kota Solok Gelar Finalisasi SIMPEG 5 Bagi ASN

×

Optimalkan Transformasi Digital, MAN Kota Solok Gelar Finalisasi SIMPEG 5 Bagi ASN

Sebarkan artikel ini

Kota Solok  |  Mentrengnews. Com — Dalam upaya mempercepat akselerasi transformasi digital di lingkungan Kementerian Agama, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Solok menggelar kegiatan sosialisasi, pembinaan, sekaligus finalisasi Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) 5. Kegiatan ini ditujukan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), baik tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan, bertempat di Ruang Majelis Guru MAN Kota Solok, Jumat (17/4/2026).

Acara ini menghadirkan dua narasumber berkompeten dari Kantor Kementerian Agama Kota Solok, yakni Plt. Kepala Kantor Kemenag Kota Solok, H. Amril, serta staf urusan Kepegawaian, Silvia Kardena.

Dalam arahannya, Plt. Kepala Kantor Kemenag Kota Solok, H. Amril, menekankan pentingnya kesadaran kolektif terhadap perubahan sistem birokrasi. Ia menegaskan bahwa kebijakan Kemenag Pusat saat ini telah sepenuhnya bergeser ke arah digital, di mana tumpukan berkas fisik bukan lagi menjadi acuan utama dalam administrasi kepegawaian.

“Dunia birokrasi saat ini tidak lagi mengenal tumpukan kertas fisik sebagai acuan utama. SIMPEG adalah sumber kebenaran tunggal (single source of truth) bagi data setiap ASN,” ujar H. Amril di hadapan peserta.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa keakuratan data di SIMPEG 5 berbanding lurus dengan kelancaran hak-hak ASN. Menurutnya, setiap individu harus bertanggung jawab penuh atas validitas data mereka sendiri.

“Kita harus memastikan data yang diinput sudah benar demi menjamin kesejahteraan, kelancaran proses kenaikan pangkat, hingga menghindari kendala administrasi saat masa purna bakti atau pensiun nanti. Setiap ASN wajib bertanggung jawab atas datanya sendiri,” tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Silvia Kardena dari bagian Kepegawaian Kantor Kemenag Kota Solok memberikan pembekalan teknis mengenai komponen-komponen utama yang harus segera dimutakhirkan dalam aplikasi SIMPEG 5.

Ia mengingatkan bahwa kelalaian dalam menginput atau memperbarui data pribadi dapat berakibat fatal secara finansial bagi ASN yang bersangkutan.

“Setiap ASN memegang tanggung jawab penuh atas kebenaran data pribadinya. Komponen data harus dimutakhirkan secara berkala. Jika terjadi kesalahan input data, hal tersebut akan berdampak langsung pada besaran tunjangan yang diterima,” jelas Silvia.

Kegiatan yang berlangsung interaktif ini diakhiri dengan sesi pendampingan langsung (finalisasi) pengisian data, guna memastikan seluruh ASN MAN Kota Solok telah mengunggah dokumen dan data yang valid sesuai dengan ketentuan terbaru. (helda/Nita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *