Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Sambut Generasi Unggul, Kemenag Kota Solok Buka MATAMUDA MAN: Bukan Pilihan Kedua, Madrasah Kini Mendunia!

×

Sambut Generasi Unggul, Kemenag Kota Solok Buka MATAMUDA MAN: Bukan Pilihan Kedua, Madrasah Kini Mendunia!

Sebarkan artikel ini

Kota Solok  |   MentrengNews. Com — Semangat baru membara di Kampus Hijau Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Solok. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Solok, H. Amril,., didampingi Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, H. Muhibut Tibri, secara resmi membuka kegiatan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) atau MATSAMA untuk Tahun Pelajaran 2026/2027 pada Selasa (13/07/2026).

Kegiatan ini menjadi gerbang awal bagi ratusan peserta didik baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan fisik, tata tertib, budaya belajar, serta jajaran guru dan staf di MAN Kota Solok.

Dalam sambutannya, H. Amril menyampaikan ucapan selamat yang mendalam kepada seluruh siswa baru yang berhasil lolos seleksi. Ia mengakui bahwa persaingan untuk menembus madrasah negeri saat ini semakin kompetitif.

“Selamat datang di Kampus Hijau MAN Kota Solok. Anda adalah orang-orang terpilih. Kami juga mengapresiasi keputusan cerdas para orang tua dan siswa yang memilih madrasah. Di sini, kita tidak hanya mengejar kecerdasan intelektual, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak mulia,” ujar H. Amril bangga.

Lebih lanjut, Kepala Kemenag menegaskan bahwa paradigma madrasah telah berubah total. Madrasah saat ini bukan lagi sekadar sekolah keagamaan alternatif atau “pilihan kedua”, melainkan lembaga pendidikan unggulan yang siap bersaing di kancah global.

Melalui visi “Madrasah Maju, Bermutu, Mendunia”, siswa dipersiapkan untuk menghadapi masa depan dengan keseimbangan yang kokoh.

“Di MAN, kalian akan mendapatkan paket lengkap: kekuatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) yang diimbangi dengan kedalaman Iman dan Takwa (IMTAK),” tegasnya.

H. Amril mengingatkan bahwa fase Madrasah Aliyah menuntut kemandirian, kedewasaan, dan kemampuan berpikir kritis yang lebih tinggi dibanding masa MTs atau SMP. Oleh karena itu, MATAMUDA hadir sebagai sarana adaptasi yang humanis, bukan ajang perpeloncoan.

Selain aspek akademis, momen ini juga dimanfaatkan untuk menanamkan nilai-nilai karakter dasar:
• Moderasi Beragama: Mengajak siswa menumbuhkan sikap toleran, menghargai perbedaan, dan membentengi diri dari paham radikalisme sejak dini.
• Akhlakul Karimah: Menekankan bahwa kecerdasan tanpa adab kepada guru, orang tua, dan sesama teman akan menjadi sia-sia.

Mengingat waktu tiga tahun di tingkat Aliyah berjalan sangat cepat, Kepala Kemenag memotivasi siswa untuk langsung tancap gas sejak hari pertama. Siswa didorong aktif mengeksplorasi minat dan bakat melalui Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) serta berbagai ekstrakurikuler.

“Manfaatkan waktu belajar dengan sebaik-baiknya. Anak yang sukses adalah mereka yang mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Rancang target prestasi kalian dari sekarang demi mempermudah akses ke perguruan tinggi impian,” pesannya memberi motivasi.

Sebelum membuka acara secara simbolis, H. Amril memberikan instruksi lisan yang tegas kepada panitia dan guru pendamping. Ia menggarisbawahi pentingnya keamanan dan kenyamanan selama kegiatan berlangsung.

“Saya instruksikan agar MATAMUDA ini berjalan aman, edukatif, dan humanis. Sama sekali tidak boleh ada perundungan (bullying), baik secara fisik maupun verbal. Mari kita sukseskan kegiatan ini dengan kegembiraan,” pungkasnya.

Acara pembukaan diakhiri dengan prosesi penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Solok kepada perwakilan siswa baru, menandai dimulainya lembaran baru perjuangan akademis di MAN Kota Solok. (Helda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *