Example floating
Example floating
Example 728x250Example 728x250
Daerah

Semarak HUT RI ke-81: Gelak Tawa dan Makna Filosofis di Balik Lomba Unik MTsN Kota Solok

×

Semarak HUT RI ke-81: Gelak Tawa dan Makna Filosofis di Balik Lomba Unik MTsN Kota Solok

Sebarkan artikel ini

Kota Solok  |  MentrengNews. Com — Suasana penuh keceriaan dan gelak tawa membalut lingkungan MTsN Kota Solok pada Kamis (20/8/2026). Dalam rangka memeriahkan Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-81, pihak madrasah menggelar rangkaian perayaan bertajuk “Kegiatan Bahagia Bersama”. Agenda ini diisi dengan beragam perlombaan tradisional nan unik yang melibatkan seluruh warga madrasah, mulai dari bola pingpong estafet, tiru gaya, estafet balon dalam sarung, jalan zig-zag, hingga kompetisi football bersarung yang mengocok perut.

Kegiatan ini dirancang bukan sekadar sebagai hiburan visual biasa, melainkan sebagai bentuk rekreasi edukatif yang kaya akan nilai-nilai pembentukan karakter. Di balik kesederhanaan dan keunikan permainannya, ajang ini sejatinya menjadi sarana refleksi diri untuk melepaskan penat dari himpitan rutinitas akademis harian, sekaligus mempererat tali silaturahmi serta merawat kebersamaan antarwarga MTsN Kota Solok.

Plt. Kepala MTsN Kota Solok, Defit Arison, menyampaikan bahwa momen peringatan kemerdekaan ini menjadi ajang yang sangat tepat untuk memperkuat pondasi mental dan sosial para siswa maupun tenaga pendidik.

“Kegiatan ini merupakan salah satu ajang untuk merefleksikan diri dari kejenuhan aktivitas, selain itu menjalin silaturahmi antarwarga MTsN Kota Solok. Karena tujuan kegiatan ini adalah untuk mempererat persatuan dan persaudaraan, serta melatih sikap jujur, sportivitas, dan bertanggung jawab,” ujar Defit Arison di sela-sela acara.

Antusiasme para peserta terpancar jelas sepanjang acara berlangsung. Rangkaian lomba unik yang disajikan menyimpan makna filosofis dan esensi edukatif yang mendalam. Lomba bola pingpong estafet dan estafet balon dalam sarung, misalnya, menjadi simbol pentingnya komunikasi yang harmonis, konsentrasi penuh, serta koordinasi tim. Balon atau bola yang dipertahankan agar tidak terjatuh melambangkan amanah serta tanggung jawab bersama yang harus dijaga hingga mencapai garis akhir.

Sementara itu, lomba tiru gaya menguji kepekaan emosional, kreativitas, dan rasa empati peserta dalam memahami serta menyampaikan pesan secara tepat. Di arena lain, kelincahan dan ketahanan mental para peserta diuji melalui lomba jalan zig-zag, yang mengisyaratkan gambaran dinamika kehidupan—bahwa untuk mencapai tujuan, seseorang harus lincah dan pantang menyerah dalam menghadapi berbagai rintangan yang tak selalu lurus.

Kemeriahan kian memuncak saat pertandingan football bersarung digelar. Permainan ini sarat akan pesan kesabaran dan kerja sama di tengah keterbatasan. Kain sarung yang membatasi pergerakan fisik menjadi cermin realita bahwa hambatan dan keterbatasan bukanlah penghalang untuk tetap berjuang meraih kemenangan secara jujur dan sportif.

Melalui perpaduan antara kemeriahan hiburan dan penanaman nilai-nilai karakter tersebut, MTsN Kota Solok berhasil menghadirkan makna kemerdekaan yang sesungguhnya. Peringatan HUT RI ke-81 ini tak hanya menjadi perayaan seremonial belaka, melainkan momentum berharga untuk memperkokoh persaudaraan, mengasah sportivitas, serta menanamkan sikap bertanggung jawab pada seluruh warga madrasah.(helda/yet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *