Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Wakil Wali Kota Solok Tekankan Penguatan Pendidikan Keagamaan, Kemenag Siap Bersinergi

×

Wakil Wali Kota Solok Tekankan Penguatan Pendidikan Keagamaan, Kemenag Siap Bersinergi

Sebarkan artikel ini

Kota Solok  |  Mentrengnewa. — Langkah strategis langsung diambil oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok yang baru, H. Amril. Pasca pelantikan, beliau didampingi Kepala Seksi Pendidikan Madrasah melakukan kunjungan koordinasi menemui Pemerintah Kota Solok di ruang kerja Wakil Wali Kota, Senin (04/05/26).

Pertemuan ini menjadi ajang sinkronisasi program antara Kemenag dan Pemerintah Kota (Pemko) Solok dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan Islam di daerah tersebut.

Dalam arahannya, Wali Kota menegaskan pentingnya peninjauan kembali insentif bagi guru Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA). Hal ini dinilai sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi para guru dalam membina generasi muda yang berakhlak dan berilmu.

Selain itu, program Khatam Al-Qur’an juga menjadi sorotan utama. Wali Kota menekankan bahwa kegiatan khatam tidak sekadar seremonial, namun harus benar-benar mencerminkan kemampuan peserta didik dalam membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. “Yang khatam harus betul-betul memahami dan mampu membaca Al-Qur’an, bukan sekadar formalitas,” tegasnya.

Lebih lanjut, peran Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) juga diharapkan kembali dioptimalkan, khususnya dalam menghidupkan kembali pondok-pondok pendidikan Al-Qur’an sebagai pusat pembinaan generasi Qurani. Di sisi lain, pengawasan terhadap pondok pesantren (ponpes) juga perlu diperkuat guna memastikan kualitas pendidikan dan pembinaan berjalan sesuai harapan.

Menanggapi arahan tersebut, Kepala Kantor Kemenag Kota Solok, H. Amril, menyatakan kesiapan penuh untuk bersinergi. Menurutnya, dukungan dari Pemerintah Kota merupakan momentum besar bagi dunia pendidikan keagamaan.

“Kami sangat mendukung arahan Bapak Wakil Wali Kota. Ini menjadi momentum bagi kita semua untuk mencetak generasi Qurani yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar H. Amril.

Beliau juga menambahkan bahwa kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat adalah kunci utama. H. Amril berpesan kepada seluruh tenaga pendidik dan pengelola lembaga keagamaan agar terus menjaga integritas dan meningkatkan kualitas pembinaan.

Dengan adanya penguatan sinergi ini, Kota Solok optimis dapat melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki fondasi keimanan dan ketakwaan yang kokoh melalui pendidikan berkarakter akhlakul karimah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *