Mentreng.com | Sumatera Barat – Senin (23/12) , Pukul 08.00 Wib bertempat dilapangan Anas karim / Lapangan kantin Kel. Guguk Malintang Kec. Padang Panjang Timur Kota Padang Panjang telah berlangsung Upacara ,memperingati Hari Bela Negara, Hari Ibu dan Hari Setiakawanan Nasional Tahun 2019 dengan tema “Perempuan Berdaya , Manusia Maju” , Bela Negara untuk kemakmuran Masyarakat. Sebagai Inspektur Upacara Wakil Walikota Padang Panjang Dr. Asrul, komandan upacara AKP. Irma Yolanda Nasution,S.Sos.
Adapun yang menghadiri sbb :
Wakil Walikota Padang Panjang Drs. Asrul
, Ketua DPRD Padang Panjang Mardiansyah, A.Md, Dandim 0307/TD yang diwakili oleh Pabung Mayor Inf. Supadi, Dan Secata B Rindam I / BB Padang Panjang Letkol Inf Endik Hendra Sandi S, Sos M, I Pol, Kapolres Kota Padang Panjang AKBP Sugeng Hariyadi, S. I. K, Danyon Brimob Pelopor Padang Panjang yang diwakili oleh Kompol Subagio, Kepala Kejaksaan Negeri Padang Panjang atau yang mewakili kasi pidum Riza Ardiansyah,SH, Kepala Pengadilan Agama Padang Panjang DRA. Mardhiyah M Hasan, MH, Danramil 05 /X Koto Kapten Inf. Agusmen, Plh. Danramil 01 / PP Peltu Wiliyam, Sekretaris daerah kota Padang Panjang Sony Budaya Putra, AP.M.Si, Kepala BPBD Kesbangpol, Kota Padang Panjang, Staf Ahli, Asisten dan Kepala OPD di lingkungan Pemko Padang Panjang, Kepala Instansi Vertikal, BUMN. dan BUMD di Kota Padang Panjang,. Ibuk ibuk Persit Kodim 0307/T. Ibuk ibuk Bhayangkari, Ketua PPK kota Padang Panjang, Ibuk – ibuk Dharma Wanita Padang Panjang dan para tamu undangan yang hadir.
Adapun Susunan peserta upacara Sbb :
1. Pers Kodim 0307 / TD
2. Pers Secata B Rindam I / BB
3. Pers Brimobda Padang Panjang
4. Pers Polres Padang Panjang
5. ASN Kota Padang Panjang ,THL
5. POL PP dan Damkar Padang Panjang
6. Perwakilan ibu Persit , PKK, GOW Kota Padang Panjang
7. Perwakilan dari Bundo kandung
Pembacaan Amanat Bela Negara ke 71 oleh wakil Walikota sbb :
Undangan yang kami hormati, Untuk itu dalam kesempatan ini Berikut saya bacakan amanat Presiden Republik Indonesia dalam rangka peringatan 71 hari bela negara tahun 2019. Bismillahirrah manirrahim, assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, semua Om Swastiastu namo buddhaya salam kebajikan .
Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air, hadirin sekalian yang saya hormati, Alhamdulillah puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah Yang Maha Esa atas berkat rahmatnya kita semua dapat kembali memperingati hari bela negara ke-71 pada tahun ini. Semenjak Mister Syarifudin prawira negara mendirikan Pemerintah Darurat Republik Indonesia pada tanggal 19 Desember 1948 di Bukittinggi, untuk membela kelangsungan hidup bangsa dan negara sebagai wujud bela negara dalam menyusun silih berganti.
Untuk menunjukkan kepada dunia bahwa negara kesatuan Republik Indonesia tetap dan akan terus eksis untuk selama-lamanya. Dewasa ini kita sama-sama cermati bahwa tantangan yang dihadapi bangsa dan negara kita ini semakin hari semakin berat dan beragam bentuknya sebagaimana yang telah diingatkan oleh Bung Karno. Bahwa perang modern bukan sekedar perang militer melainkan peperangan yang menyangkut seluruh aspek kehidupan masyarakat. Dengan demikian tidak hanya militer yang berperan membangun ketahanan Indonesia.
Hidup dan keutuhan NKRI ancaman gangguan hambatan dan tantangan yang dihadapi bangsa ini. Hanya kita bisa dihadapi dengan bergerak keberagaman yang saling terkait dan mengisi. Disinilah kita untuk mewujudkan sumber daya manusia unggul Demi kemajuan Indonesia yang kita canangkan sebagai tema peringatan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ke 74. Manusia Indonesia yang unggul adalah syarat utama untuk mengisi kemerdekaan sebagai modal dasar pembangunan di segala bidang. Kemerdekaan ini jugalah Yang menjadi pedoman bagi kita semua untuk melaksanakan bela negara .
Telah menampakkan kemerdekaan tanah air kita adalah kembali Pancasila sebagai dasar negara. Pandangan hidup bangsa dan nilai dasar bela negara, Pancasila adalah visi final bangsa dan negara Indonesia yang menghendaki pembangunan manusia, Paripurna sejalan dengan itu pada tahun 2018.
Saya telah menginstruksikan pelaksanaan rencana aksi bela negara di berbagai bidang dan tataran di seluruh Indonesia. Dengan melibatkan segenap jajaran Kementerian lembaga dan pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat sebagai wujud apresiasi atas berbagai keahlian manusia. Indonesia juga melengkapi keahlian sumber daya manusia tidak dengan pengalaman nilai-nilai bela negara yang meliputi cinta tanah air. Kesadaran berbangsa dan bernegara kesetiaan dan keyakinan kepada Pancasila sebagai ideologi negara dan berkorban untuk bangsa dan negara serta kemampuan awal bela negara dan semangat untuk mewujudkan negara berdaulat adil dan makmur.
Harus disesuaikan dengan kondisi kekinian yang dihadapi oleh masyarakat secara umum serta dilandasi Sinergi semua pemangku kepentingan sehingga terwujud kekuatan yang besar untuk mencapai tujuan yang besar pula. Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air, dalam beberapa tahun yang lalu kita telah dan akan terus membangun segala infrastruktur yang diperlukan untuk kemajuan bangsa, mencetak lapangan kerja, mendorong peningkatan sumber daya pembangunan dan Reformasi, birokrasi pemerintahan. Namun sekali lagi, Faktor yang paling utama adalah sumber daya manusia yang unggul Demi kemajuan Indonesia tanpa sikap dan perilaku warga negara, maka pengelolaan negeri kita yang besar dan luas dengan sumber daya alam yang berlimpah akan mencapai keadilan dan kemakmuran yang dicita-citakan.
Oleh seluruh pendahulu bangsa ini, maka jelaslah bahwa penanaman nilai-nilai dasar bela negara harus dilakukan secara terus-menerus kepada seluruh komponen masyarakat. Dari beragam profesi tanpa memandang usia, suku, agama yang dijamin oleh undang-undang. Kedepannya kita semua mengharapkan agar Aksi Nasional bela negara di kehidupan nasional dapat semakin terstruktur sistematis dan masif dan implementasi yang terukur sesuai dengan persepsi dan aspirasi masyarakat seluas-luasnya.
Dengan demikian bagi yang berbakti dalam birokrasi pemerintahan reformasi diri serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelayanan yang baik yang belajar dan mengajar Tulislah. Meningkatkan keaktifan dan pengabdian masyarakat berbasis nilai-nilai kebangsaan kita yang mengabarkan berita telah menjadi penerang informasi masyarakat secara jujur dan bertanggung jawab. Yang menjalankan usaha tingkatkan daya saing secara sinergis dengan segenap tujuan negara.
Demikian pula segenap masyarakat yang beragam profesinya jadikan bidang profesi masing-masing sebagai ladang bela negara. Semoga Tuhan Yang Maha Esa dan memberkati segala kesadaran upaya dan kebersamaan bangsa dalam mencapai tujuan dan cita-cita kemerdekaan. Menuju manusia Indonesia berdasarkan Pancasila. Terima kasih wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Indonesia Joko Widodo.
Pembacaan Amanat Hari Ibu ke 91 oleh wakil Walikota sbb :
Peringatan Hari Ibu ke 91 sambutan dari Menteri pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Republik Indonesia. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi dan salam sejahtera kita semua puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas rahmat dan karunia-nya, pada pagi hari ini kita dapat hadir bersama untuk mengikuti upacara bendera sebagai salah satu rangkaian penyelenggaraan peringatan Hari Ibu ke 91 tahun 2019. Dalam keadaan sehat wal afiat pelaksanaan peringatan Hari Ibu mengingatkan kita tentang perjuangan kaum perempuan Indonesia. Telah menempuh proses yang sangat panjang dalam mewujudkan persamaan. Peran dan kedudukannya dengan kaum laki-laki. Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas rahmat dan karunia-nya pada pagi hari ini. Tidak dapat hadir bersama untuk mengikuti upacara bendera sebagai salah satu rangkaian penyelenggaraan hari Ibu ke 91 tahun 2019 dalam keadaan sehat .
Hari ini mengingatkan kita tentang perjuangan kaum perempuan Indonesia telah menempuh proses sangat panjang dalam mewujudkan persamaan kedudukan dengan kaum laki-laki. Mengingat keduanya merupakan sumber daya manusia dan potensi yang turut menentukan keberhasilan pembangunan, hakikat peringatan Hari Ibu setiap tahunnya adalah mengingatkan seluruh rakyat Indonesia terutama generasi muda. Akan arti dan makna hari Ibu sebagai sebuah momentum kebangkitan bangsa penggalangan rasa persatuan dan kesatuan serta perjuangan perempuan yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia .
Perjuangan kaum perempuan untuk mewujudkan kemerdekaan dilandasi oleh cita-cita dan semangat persatuan, kesatuan menuju kemerdekaan Indonesia yang aman dan damai sebagaimana dideklarasikan pertama dalam Kongres perempuan Indonesia pada tanggal 22 Desember 1908 di Yogyakarta, Sebagai apresiasi atas gerakan yang percaya sebut. Peringatan Hari Ibu ditetapkan tanggal 22 Desember sebagai hari nasional sekaligus sebagai tonggak sejarah bagi bangsa Indonesia. Dan diperingati setiap tahunnya baik di dalam maupun di luar negeri.
Peserta upacara yang saya hormati, Perempuan Indonesia masa kini adalah perempuan yang dituntut untuk sadar dan meraih sukses dalam kesempatan yang sama dengan laki-laki dalam berbagai bidang pembangunan. Oleh karenanya peringatan Hari Ibu di harapkan sebagai momen penting untuk mendorong semua pemangku kepentingan, guna memberikan perhatian pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan. Dan pada akhirnya memberikan keyakinan yang besar bahwa perempuan akan mampu meningkatkan kualitas hidupnya serta mengembangkan Segala potensi.
Kemampuan sebagai motor penggerak sekaligus agen perubahan peringatan Hari Ibu ke 91 tahun 2019, adalah titik awal gerakan percepatan pemberdayaan perempuan di berbagai bidang pembangunan. Memberikan perlindungan bagi perempuan untuk mewujudkan arahan presiden sehingga Tema utama yang diangkat dalam peringatan Hari Ibu ini adalah “Perempuan berbudaya”, Indonesia maju mengatasi berbagai tantangan tersebut. Maka diperlukan peningkatan semua unsur masyarakat dan recorder termasuk peran laki-laki dalam kampanye kampanye yang mendukung pencegahan kekerasan dan pencapaian kesejahteraan. Gender laki-laki dalam menjadi salah satu komitmen Global yang harus digunakan sampai akan lumpur.
Peserta upacara yang saya hormati, pada kecepatan peringatan Hari Ibu ke 91 ini, saya ingin mengajak semua perempuan untuk terus maju mampu menjadi sosok yang mandiri, kreatif, inovatif,percaya diri dan tentunya akan bersama-sama laki-laki menjadi kekuatan besar yang memastikan terwujudnya sumber daya manusia unggul dan berdaya saing menuju Indonesia maju. Selamat hari Ibu ke 91 bagi kita semua semoga Tuhan yang maha kuasa senantiasa melindungi semua
Pukul. 09.00 Wib upacara selesai dilanjutkan dengan acara tambahan memberikan Hadiah untuk Pemenang Lomba Hari Ibu
Pukul. 09.45 Wib Rombongan Forkopimda meninggal kan tempat acara selama kegiatan berlangsung berjalan dalam keadaan aman tertib dan lancar.(*)






