Balapan Motor Bukittinggi Sudah Sesuai Prosedur

Mentreng.com  |  Sumatera Barat – Limpapeh sudah sesuai dengan prosedur pelaksanaan acara sebagaimana mestinya, terkait dengan insiden pebalap yang menabrak penonton di belakang pagar pembatas antara penonton dan arena tersebut pada iven Limpapeh Open Road Race 2019 di Sirkuit NP Gulai Bancah Bukittinggi pada Minggu, 01 Desember 2019.
Dikonfirmasi kepada Pelaksana acara “ semua sudah sesuai dengan prosedur acara, kalau di iven balap kan mulai dari perizinan sampai keselamatan penonton kita sudah sesuai standar pelaksanaan, ada dewan juri berlisensi dari IMI juga yang memastikan semua prosedur saat berjalannya race, kalau dari segi keselamatan penonton seperti Baricade ( BRC ) , karung, ban, pagar pembatan sudah kita penuhi disetiap tikungan dan jalan yang membatas antara penonton dan pebalap, kalau pebalap sendiri memakai baju balap lengkap itu sudah mutlak, tidak boleh balap kalau tidak lengkap, karna kan ada final checking pada saat keluat waiting zone” tutur Putra Cihui selaku pelaksana acara.
Dari pantauan tim Soalbalap.net yang melihat langsung pada gelaran balap motor bergengsi di Sumatera Barat ini, pada kategori Bebek 2T Underbone 130 CC Terbuka ini, satu pebalap mengalami kendala pada rem belakang pada lap kedua babak penyisihan, di jalan lurus start dan finish, setelah itu pebalap tersebut hilang kendali dan menabrak karung, ban pembatas dan akhirnya mengenai penonton yang berada diluar pagar arena balapan, sehingga mengenai beberapa penonton disana.
Salah satu tokoh otomotif yang tidak ingin disebutkan namanya ini memaparkan“ setiap pegelaran iven balap motor itu ada standar prosedur pelaksanaannya, seperti mulai dari ijin pemakaian jalan, ijin keramaian, dan rekomendasi dari Pengprov IMI setempat, terkait insiden tersebut, pihak pelaksana sudah sesuai standar prosedur, kan penonton yang kena diluar pagar pembatas, kalau di dalam pagar pembatas bisa kita salahkan pelaksana karna tidak tegas dan bisa di skor oleh Pengprov IMI Sumbar, Setau saya MC Balap itu dia selalu nyinyir dan tegas memberitahu kepada penonton kalau penonton itu tidak diasuransikan, menonton dluar pagar, yang bawa anak-anak diperhatikan itu tugasnya, pihak keamanan juga stand by ditempat-tempat yang vital, karna memang hanya pebalap saja yang diasuransikan “
Ketua Pengprov IMI Sumbar angkat bicara “ Semua pebalap kita asuransikan, kita kerjasama dengan BPJS, jika pebalap mendapatkan kecelakaan, kita langsung bantu pengurusan ke BPJS, setiap insert peserta sudah masuk biaya BPJS disana, terkait insiden tersebut kita tidak bisa salahkan siapa-siapa karna dari pihak pelaksana sudah memenuhi prosedur yang kita seleksi dan pantau sangat ketat, kalau memang nanti ada hal-hal yang menyalahi prosedur dari pihak penyelenggara kita akan tegur dan berikan sangsi, minggu ini kita akan panggil, dan korban nantiknya akan kita pantau terus perkembangannya “ tutur Defri Nasli SH, MKn .(Rian)
Editor : Meriyanto

Pos terkait