Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Evaluasi Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas, Pasi Ops Kodim 0307/TD: Penegakan Hukum Harus Tegas dan Infrastruktur Perlu Diperbaiki

×

Evaluasi Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas, Pasi Ops Kodim 0307/TD: Penegakan Hukum Harus Tegas dan Infrastruktur Perlu Diperbaiki

Sebarkan artikel ini

BATU SANGKAR | Mentrengnews. Com – Personel Kodim 0307/Tanah Datar menghadiri Rapat Evaluasi Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas yang digelar oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tanah Datar bersama Polres Tanah Datar dan instansi terkait lainnya. Rapat yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Tanah Datar pada Rabu (13/05/2026) siang ini dipimpin oleh Kepala Dishub Tanah Datar, [Nama Kadis Dishub], dan dihadiri oleh Pasiter Bidang Operasi (Pasi Ops) Kodim 0307/TD, Kapten Inf Dasfial.

Kehadiran Pasi Ops Kodim 0307/TD sebagai wakil dari Komandan Kodim (Dandim) Letkol Inf Agus Priyo Pujo Sumedi, S.I.P., M.Han., bertujuan untuk memberikan masukan strategis terkait keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus lalu lintas di pusat kota Batusangkar, terutama menjelang hari-hari besar atau event pariwisata.

Dalam forum tersebut, Kapten Inf Dasfial menyampaikan beberapa poin krusial hasil pengamatan lapangan selama periode uji coba rekayasa lalu lintas. Ia menyoroti bahwa meskipun rambu-rambu baru telah dipasang, tingkat kepatuhan masyarakat masih perlu ditingkatkan melalui penegakan hukum yang tegas.

“Selama masa uji coba, kami mencatat masih banyak pelanggar yang belum mendapatkan tindakan tegas. Rekayasa lalu lintas tidak akan efektif jika tidak disertai dengan law enforcement yang konsisten. Kami menyarankan agar Polres dan Satpol PP lebih intensif melakukan tilang atau teguran bagi pengendara yang melanggar aturan one-way atau larangan parkir sembarangan,” ujar Kapten Inf Dasfial].

Selain aspek penegakan hukum, Pasi Ops juga menyinggung masalah infrastruktur fisik jalan. bahwa beberapa titik vital di Kota Batusangkar masih mengalami kemacetan akibat badan jalan yang sempit, terutama di area pasar tradisional dan persimpangan menuju objek wisata.

“Kami merekomendasikan adanya pelebaran bahu jalan atau normalisasi trotoar di titik-titik bottleneck (leher botol) kemacetan. Jika infrastruktur tidak mendukung, rekayasa pola lalu lintas saja tidak cukup. Kolaborasi antara Dinas PU, Dishub, dan Pemkab sangat diperlukan untuk melakukan revitalisasi jalan agar arus kendaraan lebih lancar dan tertib,” tambahnya.

Kapten Dasfial juga menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan kepada masyarakat. “Ketertiban lalu lintas bukan hanya tugas aparat, tapi budaya masyarakat. Sosialisasi harus terus digencarkan, bukan hanya saat ada operasi, tetapi menjadi bagian dari kesadaran sehari-hari warga Batusangkar.”

Menanggapi masukan tersebut, Kepala Dishub Tanah Datar Sofyan Ali Zumara, S.T menyatakan komitmen untuk segera berkoordinasi dengan Polres Tanah Datar terkait peningkatan frekuensi penindakan pelanggaran. Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum (PU) akan melakukan survei teknis untuk identifikasi titik-titik jalan yang memungkinkan untuk dilakukan pelebaran atau optimasi jalur.

Rapat ditutup dengan kesepakatan untuk memperpanjang masa evaluasi uji coba selama dua minggu ke depan dengan penambahan personel gabungan dari TNI, Polri, dan Dishub di lapangan. Dengan sinergi yang kuat dan perbaikan infrastruktur yang tepat, diharapkan Kota Batusangkar dapat menjadi contoh kota yang tertib, aman, dan nyaman bagi warganya maupun wisatawan. (Pendim 0307)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *