Example floating
Example floating
Example 728x250
Example 728x250
Example 728x250
Daerah

Gerakan Seribu Sehari: Cara Sederhana Satpol PP Payakumbuh Berbagi Bahagia

×

Gerakan Seribu Sehari: Cara Sederhana Satpol PP Payakumbuh Berbagi Bahagia

Sebarkan artikel ini

Payakumbuh  |  MentrengNews. Com – Di balik ketegasan seragam dan tugas menjaga ketertiban kota, ada kisah haru yang datang dari Markas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Payakumbuh.

Tanpa banyak publikasi, sejak beberapa bulan terakhir seluruh personel Satpol PP Kota Payakumbuh, mulai dari pimpinan hingga anggota paling bawah, sepakat melakukan gerakan sunyi yang penuh makna: menyisihkan uang seribu rupiah setiap hari.

Gerakan sederhana namun konsisten itu diprakarsai langsung oleh Kasat Pol PP dan Damkar Kota Payakumbuh, Dewi Novita, bersama jajarannya. Uang seribu rupiah yang terkumpul setiap hari itu tidak besar nilainya jika dilihat satuan, namun jika dikumpulkan dari puluhan personel selama berbulan-bulan, jumlahnya menjadi berkah yang luar biasa.

Dari hasil pengumpulan tersebut, seluruh uang dibelikan kebutuhan bahan pokok (sembako) dan dikemas menjadi paket bantuan. Paket itu kemudian disalurkan secara door to door kepada masyarakat yang benar-benar tidak mampu dan layak menerima bantuan.

Kali ini, giliran warga di Kelurahan Balai Jariang, Kecamatan Payakumbuh Timur yang merasakan sentuhan kepedulian tersebut. Dengan didampingi Lurah Balai Jariang beserta staf kelurahan, personel Satpol PP mendatangi satu per satu rumah penerima untuk menyerahkan langsung bantuan sembako.

Suasana haru pun tak terbendung. Warga yang menerima tampak terkejut dan bersyukur, karena bantuan datang langsung ke pintu rumah mereka, tanpa harus mengantre dan tanpa prosedur yang berbelit.

Lurah Balai Jariang Payakumbuh Timur Musliadi dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi yang mendalam atas aksi kemanusiaan ini.

“Kami dari Kelurahan Balai Jariang sangat terharu dan berterima kasih sekali kepada Ibu Kasat dan seluruh keluarga besar Satpol PP Kota Payakumbuh. Bantuan ini sangat tepat sasaran. Mereka datang door to door bersama kami, melihat langsung kondisi warga kami yang memang sangat membutuhkan. Ini bukan sekadar bantuan sembako, tapi bukti bahwa Satpol PP hadir bukan hanya sebagai penegak aturan, tapi sebagai keluarga bagi masyarakat. Semoga gerakan seribu sehari ini menjadi inspirasi bagi OPD lain,” ujar pak lurah.

Sementara itu, Kasat Pol PP dan Damkar Kota Payakumbuh, Dewi Novita, menegaskan bahwa gerakan ini murni dari keikhlasan seluruh anggotanya.

“Ini bukan program besar, ini hanya gerakan kecil dari hati kami. Kami ingin mengajarkan kepada anggota, bahwa rezeki yang kita sisihkan seribu rupiah sehari itu tidak akan membuat kita miskin, tapi bisa membuat perut saudara kita kenyang dan hati mereka bahagia. Kami tidak ingin memberi dari kelebihan, kami ingin berbagi dari kebiasaan. Tidak ada paksaan, semua anggota dengan ikhlas. Kami hanya ingin, di balik seragam yang kadang terlihat tegas, masyarakat juga melihat sisi humanis kami. InsyaAllah selama kami masih berseragam, gerakan seribu sehari ini akan terus berjalan,” ungkap Dewi Novita dengan penuh haru.

Aksi Satpol PP Kota Payakumbuh ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian tidak harus menunggu kaya. Cukup dengan seribu rupiah sehari, dengan niat yang tulus dan dilakukan bersama-sama, kebaikan bisa mengetuk pintu-pintu rumah warga yang membutuhkan.(Debby)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *