Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Menjadi yang Pertama di Sumbar, Muscab FKDT Kota Solok Momentum Cetak Generasi Bebas Buta Al-Qur’an

×

Menjadi yang Pertama di Sumbar, Muscab FKDT Kota Solok Momentum Cetak Generasi Bebas Buta Al-Qur’an

Sebarkan artikel ini

Kota Solok  |  MentrengNews. Com – Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kota Solok sukses menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) pada Ahad (14/6/2026). Bertempat di Aula Kampus MTsN Kota Solok, helat lima tahunan ini menjadi sorotan khusus karena dinilai sebagai Muscab tercepat dan tepat waktu pertama di Provinsi Sumatera Barat.

Acara krusial ini dihadiri langsung oleh Sekjen DPP FKDT, Pengurus DPW FKDT Provinsi Sumatra Barat, jajaran Muspida, serta perwakilan dari jajaran Pemerintahan Kota dan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok.

Mewakili Kepala Kantor Kemenag Kota Solok, Fauzi, S.Sos.I., M.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada kepengurusan FKDT periode 2021–2026 di bawah kepemimpinan Rahman Tubil atas dedikasi dan kinerjanya selama ini.

Fauzi menitipkan empat pesan penting bagi roda organisasi ke depan:
1. Luruskan Niat: Mengabdi di lembaga keagamaan adalah perjuangan lillahi ta’ala. Walau tanpa gaji formal, balasan pahala dari Allah jauh lebih besar.
2. Jaga Kekompakan: Seluruh guru Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) di Kota Solok harus solid karena sama-sama memperjuangkan kalam Allah.
3. Jaga Independensi: Jangan menarik FKDT ke ranah politik praktis agar organisasi tidak pecah.
4. Sinergi Pemerintah: Terima kasih atas keseriusan Pemerintah Kota Solok yang terus mendukung visi-misi keagamaan daerah.

“Siapa pun yang terpilih nanti, ini adalah amanah yang harus diemban dengan ikhlas. Ini adalah perjuangan untuk agama Allah,” tegas Fauzi.

Wali Kota Solok yang diwakili oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) memberikan apresiasi tinggi terhadap peran guru MDTA. Pemko menyadari tantangan moral ke depan semakin berat, terutama terkait perbaikan akhlak dan penekanan angka kenakalan remaja.
Guna mendukung kesejahteraan dan mutu pendidikan, Pemko Solok tidak main-main. Anggaran sebesar Rp3,4 Miliar telah disiapkan khusus untuk para guru MDTA.

Namun, guna memastikan kualitas pengajaran yang prima agar tidak ada lagi anak di Kota Solok yang buta Al-Qur’an dan salah dalam bacaan shalat, Pemko akan mengadakan seleksi ulang bagi para guru MDTA. Langkah ini diambil agar kompetensi para pengajar di masa depan semakin terukur dan berkualitas.

Ketua FKDT Kota Solok demisioner, Rahman Tubil, mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh Pemko dan Kemenag Solok selama masa jabatannya. Ia berharap estafet kepemimpinan selanjutnya dapat berjalan lebih amanah dan penuh semangat.

Pujian juga datang dari Pengurus DPW FKDT Provinsi Sumbar, Firdaus Gani, S.Pd., M.Pd. Ia mengaku bangga atas kedewasaan organisasi FKDT Kota Solok.

“Kami memberi apresiasi tinggi karena Muscab Kota Solok ini tepat waktu dan menjadi yang pertama di Sumbar. Semoga FKDT Kota Solok tetap solid dan terus menjadi barometer semangat di Sumatra Barat,” puji Firdaus.(helda/Rnd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *