Upacara Hari Belanegara,Hari Ibu dan Hari Kesetiakawanan Sosial Di Wilayah Kab. Tanah Datar Tahun 2019

.
Mentreng.com  |  Sumatera Barat – Kamis (19/12), pukul 08.50 wib telah di laksanakan Upacara Hari Belanegara,Hari Ibu dan Hari Kesetiakawanan Sosial yang bertempat di Lapangan Bola kaki Kubang, Jorong Melur, Nagari Lubuk Jantan, kecamayan Lintau Bou Utara. Upaara di  pimpin langsung oleh Dandim 0307/TD Letkol Inf Edi Sugianto Harahap S.Pd., M.I.Pol dan Sebagai Perwira upacara Kapten Inf Imam Mashari, selaku  Komandan Upacara Kapten Inf Rifeni.
Hadir Pada Upacara antara lain:
Wakil Bupati TD Zuldafri Darma, Dandim 0307/TD Letkol Inf Edi Sugianto Harahap S.Pd, M.I.Pol, Kapolres TD diwakili oleh Kabag Sunda Kompol  Yonhendri, Anggota DPRD Tanah Datar, Kepala Kesbangpol TD Irwan, S.Sos.,M.Si, Kepala BRI Batu Sangkar Jefri Baskoro, Ketua GOW Tanah Datar ibu Retri Epi Darma, Anggota Persit Kodim 0307/TD, Ketua Pengadilan Negeri TD Purnomo Hardiyato S.H, Kepala Kejaksaan Negeri TD Hardijono S.H.MH, OPD Kab.Tanah Datar, Forkopinca Lintau Buo Utara, Forkopinca Lintau Buo .Para undangan Niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, Bundo kanduang.
Adapun Susunan Pasukan upacara
1.TNI : 1 Pleton bersenjata
2.Polri  : 1 Pleton beraenjata
3.Satpol PP dan Damkar  : 1 Pleton
4.Perhubungan  : 1 Pleton
5.PNS di Kec.Lintau Buo dan Lintau Buo Utara. : 1 Pleton
6.Akademi Komunitas : 1 Pleton
7.SMAN I Lintau Buo Utara : 1 Pleton
8.SMAN II Lintau Buo. : 1 Pleton
9.SMKN I Lintau Buo. : 1 Pleton
10.MAN 3 Lintau Buo. : 1 Pleton
11.SMPN Lintau Buo  : 1 Pleton
12.SD Lintau Buo Utara  :  3 Pleton
13.Anggota HIPAKAT Lintau Buo Utara : 20 orang.
Amanat Presiden Republik Indonesia yang di bacakan oleh inspektur upacara Dandim 0307/TD Letkol Inf Edi S Harahap.,S.Pd.M.I.Pol.
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT Allah yang telah memberikan rahmat hidayah-Nya sehingga kita dapat berkumpul di tempat ini dalam keadaan sehat walafiat.
Saudara sebangsa dan setanah air, semakin beragamnya ancaman gangguan hambatan dan tantangan yang dihadapi bangsa ini. Hanya bisa kita hadapi dengan keberagaman keahlian yang saling terkait dan mengisi. Disini lah letak relevansi tekat kita untuk mewujudkan SDM unggul Indonesia yang kita canangkan sebagai tema peringatan kemerdekaan NKRI yang ke 74. Manusia Indonesia yang unggul adalah prasyarat utama untuk mengisi kemerdekaan sebagai modal dasar pembangunan kita di segala bidang. Kemerdekaan ini juga lah yang menjadi pedoman bagi kita semua untuk melaksanakan bela negara.
Salah satu berkah yang telah mengantarkan kemerdekaan tanah air kita adalah di galinya kembali Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa dan nilai dasar bela negara. Pancasila adalah visi final bangsa dan negara Indonesia yang menghendaki penggunaan manusia paripurna.
Manusia paripurna tidak hanya memiliki kapasitas, kemampuan dan keterampilan yang tinggi untuk kebutuhan sendiri clan golongannya manusia paripurna mensyukuri berkah Kebhinekaan. Mensinergikan beragam kekuatan, siap menghadapi interaksi dan persaingan global yang semakin kompetitif serta menginsyafi dirinya semata sebagai mahluk ciptaan Tuhan yang maha esa.
Aksi Nasional bela negara juga melengkapi keahlian  SDM kita dengan pengalaman nilai nilai bela negara yang meliputi cinta tanah air.
Bela negara harus di sesuaikan dengan kondisi kekinian yang di hadapi oleh masyarakat secara umum.
Bela negara juga bukan hanya menjadi alat untuk menghadapi ancaman yang bersifat potensial maupun aktual namun juga menjadi alat pencapaian tujuan nasional bangsa dalam jangka yang semakin beragamnya ancaman.
Dalam beberapa tahun yang lalu kita telah dan akan terus membangun segala insfratruktur yang di perlukan untuk kemajuan bangsa.
Tanpa sikap dan perilaku bela negara maka pengelolaan negara kita yang besar dan luas dengan sumber daya alam yang melimpah tak akan mencapai keadilan dan kemakmuran yang di cita citakan seluruh pendahulu bangsa.
Kedepannya kita semua mengharapkan agar aksi bela negara segenap gatra kehidupan nasional dapat secara struktur, sistematif dan masif dengan prioritas dan inflementasi terukur sesuai dengan resfsi dan aspirasi masyarakat.
Sambutan menteri pemberdayaan perempuan dan  perlindungan anak dalam rangka peringatan hari ibu.
Hari ibu lahir dari pergerakan perempuan Indonesia diawali dengan kongres perempuan pertama 22 Desember 1928 di Yogyakarta telah mengukuhkan  semangat dan tekad bersama untuk mendorong kemerdekaan Indonesia.
Tema sentral pembahasan kongres perempuan tersebut adalah perkawinan anak, poligami dan pendidikan perempuan.
Hakikat peringatan hari ibu setiap tahunnya adalah mengingatkan seluruh rakyat Indonesia terutama generasi muda akan arti dan makna hari ibu sebagai sesuatu momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan dan kesatuan serta gerak perjuangan kaum perempuan yang tidak bisa di pisahkan dari sejarah perjuangan bangsa.
Perempuan Indonesia masa kini adalah perempuan yang harus sadar bahwa mereka mempunyai akses dan memiliki  kesempatan yang sama dengan laki-laki untuk memperoleh sumber daya, seperti akses ekonomi, politik sosial dan sebagainya.
Tema peringatan hari ibu ke 91 tahun 2019 adalah perempuan berdaya Indonesia maju yang di bangun dengan melihat situasi dan kondisi bangsa Indonesia yang masih mengalami kekerasan, perlakuan diskriminatif dan lain lain.
Memerlukan berbagai strategi pelibatan semua unsur masyarakat dan multistecholdor sangat di perlukan termasuk laki laki dalam kampanye kampanye gerakan yang mendukung kekerasan dan pencapaian kesetaraan gender,*Hi For Shi menjadi salah satu komitmen global yang harus di gelorakan sampai akar rumput.
Adapun Rangkaian kegiatan  selama berada di Kec.Lintau Buo Utara  sebagai berikut:
Pada pukul 08.50 Wib Dandim 0307/TD dan Wakil Bupati Tanah Datar beserta rombongan tiba di Lapangan Upacara di kec. Lintau Bou Utara Kabupaten Tanah Datar Prov. Sumbar.
Pada pukul 09.30 wib melaksanakan upacara Hari Belanegara,Hari Ibu dan Hari Kesetiakawanan Soaial selesai dan di lanjutkan acara drama Klosal.
Pada pukul 09.40 wib melaksanakan drama Klosal dalam rangka Hari Belanegara yaitu Radio YBJ-6.
Pada pukul 10.00 wib acara kegiatan drama krosal Hari Belanegara radip YBJ-6 selesai dilaksanakan dan melaksanakan photo bersama.
Pada pukul 10.15 wib menuju daerah laie aia meninjau monumen radio YBJ-6 di jorong Melati nagari lubuk jantan
Pada pukul 10.30 wib tiba di area monumen Radio YBJ-6 di jorong Melati nagari lubuk jantan.selama kegiatan di sana meninjau menumen dan photo bersama.
Pada pukul 10.50 wib Dandim 0307/TD dan rombongan meninggalkan monumen radio YBJ-6 meninggalkan tempat dan menuju kota Batusangkar.
Pukul 11.00 wib acara kegiatan upacara Hari Belanegara,Hari Ibu dan Hari Kesetiakawanan Sosial dan meninjau monumen radio YBJ-6 selesai di laksanakan,Selama kegiatan berlangsung berjalan dengan aman dan lancar.
Selama melaksanakan  kegiatan di daerah kecamatan Lintau Buo rombongan Dandim 0307/TD  berjalan dengan lancar dan aman.(*)
Editor : Meriyanto

Pos terkait