Mentreng.com | Sumatera Barat – Dialog Budaya dan Pariwisata yang dilaksanakan di Hotel Emersia Batusangkar pada Sabtu (07/12), yang dihadiri oleh Bupati Tanah Datar yang diwakili oleh Sekda Irwandi. Kadis Pariwisata Abdul Hakim, Ketua LKAM Tanah Datar Hafiz Dt. Batuah dan Sekretaris, Kabid Pariwisata Efrison, Serta tamu undangan lainnya.
Diskusi yang dilakukan oleh para peserta dan Nara sumber Irwandi adalah bagaimana mengembangkan wisata di Tanah Datar untuk kemajuan wisata Tanah Datar. Apa kekurangan yang akan membantu majunya wisata Tanah Datar.
Salah seorang peserta dialog adalah guru SMK Pariwisata di Tanjung Baru “Hilya Mega Nalurita.,S.Pd” yang mengajar bidang studi Bahasa Ingris mengatakan, peminat dari pariwisata tidak banyak hanya ada, 3 tingkat berjumlah 48 orang, dengan masing-masing kelas sebagai berikut, Kelas 1 sebanyak 15 orang, Kelas 2 sebanyak 15 orang dan Kelas 3 sebanyak 18 orang jadi jumlah semuanya 48 orang untuk di SMK pariwisata Tanjung Baru. Kata Mega
Dikatakannya ketertarikan saya dengan pariwisata adalah saya melihat potensi yang besar di industri pengembangan pariwisata, Selain itu daerah kita kaya akan tempat-tempat wisata yang menarik wisatawan domestik maupun internasional. Karena alasan tersebut dengan latar belakang pendidikan saya sebagai guru bahasa inggris,saya tertarik mengembangkanya di bidang pemanduan wisata. Ucap Mega.
Guru bahasa ingris yang cantik ini asli Tabek Patah memang sangat tertarik dan pemerhati Wisata Tanah Datar. Sesuai dengan bidang studi yang dia geluti yaitu Bahasa ingris. Yang mana dengan kepiawaiannya berbahasa ingris bisa memandu wisatawan dsri manca negara(*)
Editor : Meriyanto






