Mentreng.com | Sumatera Barat – Wakil Bupati Zuldafri Darma menggelar silaturahmi dengan tokoh masyarakat Kecamatan Lima Kaum untuk mendapatkan informasi sekaligus diskusi tentang pembangunan daerah.
“Silaturahmi ini penanda tidak ada dinding pemisah antara pemerintah dengan masyarakat. Ini momentum yang tepat membantu pemerintah menyempurnakan kekurangan-kekurangan dalam melaksanakan pembangunan,” ucap Zuldafri.
Di acara yang dilaksanakan Selasa malam, (24/12) di Kelok Kopi Dobok Batusangkar ini, Wabup Zuldafri mengatakan masyarakat juga punya hak dalam melaksanakan kontrol sosial terhadap pemerintah daerah untuk perbaikan.
“Ini sebagai bentuk kebersamaan dan partisipasi masyarakat membangun Tanah Datar, untuk itu saya ucapkan terima kasih sekaligus mengajak mari kita pertahankan kebersamaan ini dan tetap menjaga suasana yang kondusif,” sampainya lagi.
Acara ini dihadiri Ketua Komisi II DPRD Tanah Datar Dedi Irawan, Ketua GOW Tanah Datar Ny. Retri Zuldafri, Wali Nagari se-Kecamatan Lima Kaum, Tokoh masyarakat, bundo kanduang dan unsur pemuda.
Senada dengan itu mewakili Ketua DPRD, Ketua Komisi II Dedi Irawan mengatakan DPRD sebagai lembaga legislitatif merupakan perpanjangan tangan aspirasi masyarakat.
“Anggota DPRD bisa dikatakan pesuruh masyarakat, perwakilan yang mendapat amanah dari masyarakat menyampaikan aspirasi konstituennya,” sampainya lagi.
Dedi juga menyebutkan saat dirinya telah dilantik anggota DPRD Tanah Datar, dia bukan lagi perwakilan daerah asalnya tetapi sudah menjadi perwakilan dan membawa nama dan kepentingan masyarakat Tanah Datar di lembaga legislatif.
Dalam diskusi yang cukup hangat dan dihadiri ratusan masyarakat yang didominasi pemuda ini, Dedi berharap pemuda bisa berperan aktif dan menunjukkan kontribusi positif dalam pembangunan daerah. “Kita di legislatif dan eksekutif melalui dinas terkait siap bersinergi dan menfasilitasi pemuda ikut berkontribusi melalui kegiatan-kegiatan yang produktif terutama kesiapan kita menghadapi masa depan dengan kemajuan teknologi informasi yang kadang tidak pernah terpikirkan selama ini,” sambungnya.
Harapan masyarakat yang disampaikan pada kesempatan itu di antaranya permintaan penambahan alokasi rehab rumah tidak layak huni, antisipasi pemerintah daerah terhadap kenaikan iuran BPJS, penambahan anggaran operasional bundo kanduang nagari, perbaikan pagar Sekolah Dasar, bantuan usaha dan fasilitasi kegiatan kepemudaan.(*)
(Humas Pemda Tanah Datar)






