Pedagang Pertokoan M.Safe’i Padang Panjang Sudah Mulai Beraktifitas

 

Mentreng.com | Padang Panjang – Setelah selesainya penertiban aset TNI AD yang berada di bawah pengawasan Kodim 0307/TD, para pedagang dikawasan pertokoan M.Safe’i Padang Panjang sudah mulai beraktifitas perdagangannya. Karena sejak tanggal 26 Februari 2020 terpaksa menghentikan aktifitas pergadagangannya. Pada Kamis Kemaren (12/03/2020) para pedagang sudah mulai membuka tokonya dan beraktifitas seperti biasa.

Dandim 0307/TD Letkol Inf Edi Sugianto Harahap.,S.Pd.,M.I.Pol, ketika ditemui di ruangan kerjanya mengatakan, Sudah ada kesepakatan dan kerjasama kembali dengan para penyewa aset TNI AD yang mengatasnamakan Persatuan Pedagang Penyewa Aset Tanah TNI AD (PPT – TNI), dengan pihak TNI – AD. Ucap Dandim Edi.

Lebih lanjut, Dandim Edi S Harahap menyebut, bahwa penertiban yang dilakukan sejak berapa hari terakhir itu, adalah sebuah proses keseriusan TNI AD dalam menertibkan administrasi dan pengamanan aset TNI AD oleh Kodim 0307/TD, Korem 032 /Wbr dan Kodam I/BB.

“Dengan melakukan proses pendataan dan pendaftaran ulang bagi seluruh pedagang, kita sudah tahu siapa sekarang yang mempunyai hak mengelola ruko dan bertanggungjawab apabila terjadi sesuatu hal di ruko tersebut,” ujarnya lagi.

“Kami tidak ingin ruko-ruko itu nantinya disalahgunakan. Untuk itulah perlu dilakukan kejelasan tentang siapa yang benar-benar mempunyai hak mengelola dan bertanggung jawab terhadap ruko itu sendiri. Makanya perlu ditertibkan, didata dan dilakukan pendaftaran ulang,” Ucapnya lagi.

Langkah selanjutnya terang Dandim, pihaknya juga akan segera merubah nama pedagang yang lama dan menggantinya dengan pedagang baru, bagi yang sudah mendaftar ke dalam draft kerjasama. Jika tidak ada halangan, Selasa depan (17/03/2020) nanti, seluruh pedagang akan dikumpulkan untuk menerima penjelasan dan draft perjajian baru pemanfaatan ruko-ruko tersebut.

Dandim mengatakan lagi “Kami imbau para pedagang untuk tidak mudah terpengaruh dan terhasut oleh berbagai isu yang tidak benar. Berusahalah dan berdaganglah dengan baik,” ajak Dandim.

Di akhir kesempatan, Dandim Edi S Harahap juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah membantu, khususnya para pedagang yang sudah kooperatif untuk melanjutkan kerjasama kembali.

“Dan kami atas nama TNI AD, juga mohon maaf kepada semua pihak yang terganggu dengan penertiban tersebut. Karena sedikitpun kami (TNI) tak berniat untuk membuat resah, apalagi menyengsarakan rakyat,” pungkas Dandim Edi mengakhiri.(*)

Pos terkait