Mentreng.com | Sumatera Barat – Dibukanya penjaringan bakal calon kepala daerah oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai PKS Tanah Datar, Wahyu Iramana Putra menjadi kandidat kedua mendaftar, Rabu (8/01).
Kehadiran Wahyu IP di DPD PKS saat itu diiringi timnya diantaranya H Eri Munafri dan kawan-kawan saat itu diterima pengurus DPD PKS Tanah Datar yaitu Wakil Ketua, Firdaus Agus dan Humas Andri Ashari.
Wakil Ketua DPD PKS Firdaus Agus menyebutkan bahwa penjaringan balon kepala daerah Tanah Datar telah dimulai sejak Selasa 7 Januari dan akan berlangsung hingga dua minggu kedepan yaitu hingga 21 Januari 2020. “Terimakasih Pak Wahyu telah mengunjungi kami di PKS ini untuk turut serta berpartisipasi ingin membangun daerah dengan diawali mendaftarkan diri sebagai balon kepala daerah, pada hari kedua pembukaan penjaringan ini, Pak Wahyu adalah balon kedua yang telah mengambil formulir, sebelumnya Selasa kemarin telah mendaftar satu orang, kami akan akomodir pendaftaran ini, diharapkan formulir nanti diisi persyaratan yang telah ditetapkan dan dikembalikan lagi,” ujarnya.
Sebagai salah satu bakal calon Bupati Tanah Datar pada Pilkada 2020, H. Wahyu Iramana Putra, SE putra asli Tanah Datar dari Kecamatan Pariangan dan Rambatan ini, selain di PKS, ia telah mendaftarkan diri pada sejumlah partai lainnya.
“Saya telah mendaftar untuk maju menjadi bakal calon Bupati Tanah Datar pada delapan partai politik, mulai dari partai Nasdem, Demokrat, Gerindra, PAN, PPP, PDIP, Hanura dan PKS. Saya langsung yang hadir untuk mengisi formulir serta penyampaian visi misi di hadapan pengurus partai didampingi tokoh masyarakat serta para pendukung kami,” ujar Wahyu Iramana Putra yang juga saat ini menjabat Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Golkar Kota Padang.
Dikatakan, dirinya mendaftar kesejumlah partai pada akhirnya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Tanah Datar yang ia cintai dalam mewujudkan keadilan sosial, kesejahteraan dan peningkatan pembangunan daerah menuju Tanah Datar yang lebih maju dan berdaya saing dalam bingkai adat basandikan syarak, syarak basandikan kitabullah (ABS-SBK).
Seperti diketahui, ketokohan Wahyu IP dan latarbelakang kepemimpinannya cukup sebagai salah satu syarat kelayakan menjadi calon pemimpin daerah, figurnya telah teruji dan berpengalaman dibanyak bidang termasuk pada pemerintahan, terakhir ia menjabat Wakil Ketua DPRD Padang.
Sebagai pengusaha sukses juga membawa dirinya semakin matang dalam memperjuangkan kepentingan publik dan kemajuan daerah. Selain itu Wahyu juga telah banyak menjadi pemimpin diberbagai lembaga di Kota padang dan tingkat provinsi.
“Insya Allah saya siap memikul amanah masyarakat memimpin Tanah Datar kedepan. Jaring politik yang saya bangun selama ini alhamdulillah akan menjadi pendorong nanti bila amanah itu kita terima, di provinsi hingga ke pusat kita punya relasi, termasuk pada instansi dan kembaga-lembaga strategis sekalipun yang akan bisa kita manfaatkan untuk percepatan pembangunan dan kemajuan daerah,” ujarnya. (fer)






